Jesus, Please save Indonesia!
by
....
- Oktober 12, 2015
Mereka tercengang ketika semua kebenaran terbuka, mereka menyadari bahwa mereka sudah terluka. Tak kuasa airmata mengalir begitu derasnya di pipi mereka yang kemerah-merahkan. Tampak kepedihan begitu mendalam terlihat dari setiap ekspresi wajah itu. Dari bola mata yang begitu murni mereka menyimpan luka yang mereka tak sadari. Dari gerak-geriknya begitu gelisah seolah berkata, iya aku mau lepas dari semua ini. Tak terasa ternyata mataku pun mulai berkaca-kaca. Ya aku pernah merasakan kepedihan itu. Di tolak di hina di jauhi hanya karna alasan "main-main"

